Thursday, January 22, 2009

MenJILBABkan Hati



Tiba-tiba aku berpikir tentang JILBAB..
Ehhhmmm..sebagai wanita muslimah, qta memank diwajibkan untuk menutup aurat.

Sempat terlintas dalam benakku saat kuliah dulu, aku ingin menggunakan jilbab saat itu juga. Begitu juga teman sekelasku. Dan entah mengapa minggu itu kami sering mendiskusikan tentang jilbab. Ingin sekali mulai memakainya saat itu. Tetapi, setelah ku pikirkan lebih mendalam, sepertinya aku belum siap dengan konsekuensi yang harus aku hadapi di ke depannya nanti. Misalnya: aku msh suka pulang mlm, berbicara tanpa dipikir(terkadang), bergosip ria, sholatku jg masih berantakan(terkadang), dll. Hal-hal itulah yang membuatku malu untuk memakai jilbab saat itu.

Sampai sekarang pun pemikiranku masih sama. Bathiniahku belum terjaga dengan apik. Masih banyak kenakalan-kenakalan yang harus dihilangkan dlm diriku. Tapi, suatu saat nanti pasti aku akan menutup auratku. Di saat itu jg, aku harus benar-benar menjadi wanita muslimah yang sebenarnya.

Untuk menuju ke titik itu, aku berjalan selangkah demi selangkah. Perlahan-lahan aku menata hidupku, secara bathiniah pastinya. Mulai membenahinya sedikit demi sedikit. Dimulai dari sholat. Insya Allah kalau bisa ngga bolong-bolong lagi dan ngga mengulur-ngulur waktu untuk melaksanakannya. Dari segi berpakaian, mengurangi memakai pakaian yang ketat-ketat, dll.
Dalam hal pemikiran, Insya Allah selalu berpikir positif. Amin.. Tetapi, kalau soal sikap dan perkataan, itu masih sulit ku jaga. hehehehehe... Yahhh, step by step lha.

Di saat aku memutuskan tuk memakai jilbab nantinya, Insya Allah aku gak akan melepasnya lagi. Aku gak mau mempermainkan jilbabku. Itu sama aza aku mempermainkan agamaku, yg berarti tidak lain ialah mempermainkan janji kepada Allah. Yang terpenting ialah menjilbabi hatinya dulu. Setertutup apa pun fisik qta oleh balutan-balutan kain itu, tapi kalau hatinya blm terjibabi dengan apik, sama aza bo'ong bukan?!?

Ku naiki anak tangga ini selangkah demi selangkah..
Yakin suatu hari nanti aku akan sampai pada puncaknya..
Tunggu lha saat itu tiba..

3 comments:

  1. well, jadi ini maksud kedewasaan lo yang ahir2 ini muncul?? alhamdulillah nad.. gw dukung..

    great point of view.. jilbab bukan ajang keren2an, tapi ajang balapan buat dapetin 'hati'-nya Allah.. Ge setuju nad dgn pandangan lo. yah gw tau gw juga nggak perfect, tapi insyaallah ya...

    ayo nad..
    tapaki tanggamu dengan terus berikhtiar di setiap langkahnya. berdoalah ketika satu anak tangga kamu lewatin, berpasrahlah pada Allah untuk niat mu ini. Insyallah, gw percaya, Allah nggak pernah nutup mata untuk hambanya yang berusaha dan berdoa. :)

    *hug

    ReplyDelete
  2. Yesss..
    Gw tunggu ya, Nad ^_^

    Gw turut berdoa moga keinginanmu cepet & mudah terealisasikan..

    Amin :)

    ReplyDelete
  3. jangan terlalu banyak mikir bu...! niat yang baik laksanakan segera. inysa Allah dengan cepat-cepat makai jilbab kebiasan yang akan bayak berkurang.

    ReplyDelete