Tuesday, January 13, 2009

Album Kenangan Sama Dengan Proses Kehidupan

Bingung ingin memulainya darimana.

Sampai kapan perasaan ini mengglayut dalam hati dan otakku??
Tak jelas arah tujuannya dan entah kapan bisa menemukan ujung dari perjalanan ini.
Lelah...itu pasti.

Bagaikan naik gunung, perjalanan yang panjang, rumit, dan dengan nafas yang terengah-engah. Perjalanan mendaki gunung memank berliku dan melewati hutan bagai tanpa arah, tetapi begitu sampai di puncaknya rasa lelah itu hilang. Berganti dengan kepuasan yang luar biasa dan rasa bahagia tentunya. Apakah perjalanan yang ku lalui ini bisa disamakan dengan pendakian gunung tadi?!? Walau berliku dan tanpa arah, tetapi berakhir dengan kebahagiaan. I wish...



Aku ingin menghirup segarnya udara pegunungan yang belum tercampur dengan polusi kota, menatap birunya langit dilengkapi dengan gumpalan awan seperti kapas, dan menunggu indahnya sunrise/sunset sambil meregangkan tangan seolah ingin mengambilnya. eehhhmmm...kepuasan yang luar biasa pastinya. Lelah, letih, dan rasa sakit karna luka saat perjalanan menjadi hilang.



Tak lupa mengabadikannya dalam sebuah jepretan kamera, mulai dari berada di kaki gunung sampai akhirnya tiba di puncak gunung. Mengumpulkannya dalam sebuah album yang dapat dilihat kembali. Terpampanglah bagaimana proses itu berlangsung, merangkak dari 0 sampai akhirnya meraih sebuah kebahagiaan. Album itu bukan sekedar album foto, melainkan sebuah Album Kenangan. Dan setiap manusia pasti memilikinya. Proses itu memank panjang dan berliku, tapi yakinlah ujung dari perjalanan hidup adalah kebahagiaan (dengan catatan: kalau qta memulainya dengan yang positive).

Mungkin inilah perasaan yang bisa kugambarkan saat ini. Sedang merasa letih dan mengumpulkan tenaga tuk melanjutkan pendakian gunung, dengan harapan bisa mencapai puncak gunung dan memandang semua keindahan yang terpampang di depan mata. Dimana bumi ini terlihat luas dan tanpa batas.

0 comments:

Post a Comment