Wednesday, February 11, 2009

End Of My Little Story

Post kali ini merupakan lanjutan dari post Limit Waktu Atas Sebuah Perasaan.

Pertanyaan terakhir dalam post Limit Waktu Atas Sebuah Perasaan ialah "Sampai kapan cerita ini akan berlanjut?". Dalam post ini malah akan menceritakan bagaimana crita ini berakhir.

Ada beberapa hal yang ku dengar dari sahabatnya 'dia' tentang kejadian masa lalu antara aku dan 'dia'. Kabar tersebut adalah klimaks untukku. Aku jadi membuat tembok dengan'nya'. Beberapa hari kami hanya bicara seadanya, sampai akhirnya aku benar2 mendiamkan 'dia'. Aku yakin kalau 'dia' tau apa yang aku rasakan saat ini dari sahabat-sahabat'nya'. Dan aku menunggu agar dia mau memulai duluan untuk mengajakku ngomong dari hati ke hati. Tapi ternyata, 'dia' ngga juga menghampiriku.

Hari ini aku putuskan tuk membicarakan apa yang kita rasain masing2. Dari waktu makan siang, aku, Icha, Putri, dan Dewa sibuk mempersiapkan kejutan tuk Randi yg sedang berulang tahun. Dan saat aku dan Dewa makan siang di d'dpojok, kami bertemu Mpo Mercy. Dia bilang kalau ada temennya yang mau kenalan denganku dan si Mpo mo nyomblangin qta. "Hahahahahaa...Boleh..Boleh..", ucapku. Gak ada salahnya khan menambah teman dan pergaulan, urusan jadi dan tidaknya lihat aza ntar. Hehehehehe...Selesai makan siang, aku kembali bekerja. Sorenya, promoers merealisasikan kejutan kepada Randi. Tiup lilin, potong kue, buka kado, foto2, dll yang biasa kami lakukan. Sampai akhirnya jam kantor habis, aku pun memberanikan diri tuk sms 'dia', ngajak ngobrol bareng.

Kami ngobrol di pizza huts dekat kantor. Berbicara apa yang dirasain masing2, tanpa harus ada yang ditutupi. Dan inti dari pembicaraan qta adalah 'dia' salah bersikap kepadaku dan aku salah mempersepsikan maksud dari sikap'nya'. Tapi, ini semua menjadi clear, aku pun gak lagi bertanya2 ttg maksud dari sikap 'dia' terhadapku. Seperti di post2 sebelumnya, aku bukan menuntut status dan harapanku gak muluk2, aku hanya menuntut kejelasan posisiku. Dan itu terjawab sudah, aku hanya sebagai sahabat untuk'nya'. Yeeeeaaaaaaa....it's enough n clear.

Ada kejadian lucu setelah pembicaraan qta berakhir. Ada teman kantorku yang tiba2 masuk ke pizza. Dia ngga terlalu dekat dengan qta, so dia gak tau ttg story aku dan 'dia'. Qta akhirnya bersikap biasa saja dan seolah2 gak ada apa2. Akhirnya dia duduk di meja kami sambil menunggu suaminya yang sedang bicara dengan rekan bisnisnya. Untung dia datang di saat qta udah selesai bicara, klo belum...gak tau deh gmn. hehehehe..

So, Thanx untuk si 'dia' yang sempat memberikan warna dalam hidupku dan akan terus berwarna karena qta adalah sahabat. Tidak ada air mata, dendam, kecewa, dan sakit hati. Lega....hanya itu yang ku rasakan. Thanx 4 everything, we are best friend forever...


4 comments:

  1. semakin banyak cobaan yg kita terpa, semakin menguatkan jiwa...hati...menjadi lebih dewasa...untuk bisa mengmbil hikmah dr segala yg ada.... :)

    ReplyDelete
  2. Semua berawal dari Allah dan akan kembali ke Allah..
    Sabar ya, hidup memang berwarna. Nikmatin aja:)
    Mari kita warnai hidup dengan cinta..

    ReplyDelete
  3. iya nad...
    ternyata hati yang sebenenrnya nggak punya bentuk dan diciptakan maya ini bisa juga osteoporosis.. nggak bisa kita minum susu penguat tulang, nggak bisa juga dengan tambahan zat besi dan apapun kecuali dengan mengubah itikat kita untuk membuatnya lebih kuat..

    gw yang selama ini juga berkoar ttg kinginan gw untuk lebih kiuat ternyata sempat tumbang yg setelah ditelaah trnyta kena penyakit bernama PMS.. ah! andai logika gw berjalan lebih hebat dari pada ego..

    untuk kasus lo nad..
    Intinya berjuangalah untuk diri lo.. cari kebahagiaan lo napoo, sh*t them all yg menyakiti lo, dan buktikan bahwa lo labih tangguh.. (ngomong emg gampang...tapi lo lebih tau jawaban atas omongan ini..) :)

    you go girl!
    kerapuhan seseorang bisa dipandang sbg ilham juga..siapa tau ini lahan pencarian ilmu untuk menghadapi ujian naik kelas lainnya.. (hope there is no other sadness...)

    *hug napoo....


    cheeeeeeeeeeeeeers!!!!!!!

    ReplyDelete
  4. wahhhhhhhh.. akhirnya si tante memberanikan diri.. HEBAT. bener tu yg mba ratih bilang.. semuanya akan kembali ke Allah.. mungkin Allah suatu saat ngirim pangeran yg lebih baik dan lebih2 smuanya dr dia.. amin.. asal jgn lbh gendut aja dr dia.. hebat si tante euy..

    ReplyDelete