Baru saja aku membaca blog temanku HarisOnly (http://harisonly.blogspot.com/2010/04/mengecewakan-mu.html), jadi terinspirasi untuk menulis hal ini.
Banyak kejadian yang aku alami akhir-akhir ini, terutama mengenai hubunganku dengan mazku. Hal yang ingin ku bahas disini adalah perbedaan sikap pria dan wanita dalam memperlakukan pasangannya.
Para wanita memperlakukan pasangannya dengan hati dan otak, sedangkan para pria hanya menggunakan otaknya. Banyak hal yang telah ku alami, bukan hanya hubunganku dengan mazku ini saja, tapi juga dengan hubunganku sebelumnya. Kalian para pria hanya bilang, aku pikir.....bla...bla...bla.... Hei kalian, pikirkanlah perasaan kami! Adakah kalian berpikir apa yang kami rasakan dari sikap kalian?
Sedikit contohnya:
Setiap orang sakit pasti ingin diperhatikan oleh siapa pun itu, apalagi saat sedang down. Kami sebagai wanita memperlakukan para pria dengan kasih sayang dengan harapan pasangan kita cepat sembuh dan kembali ceria, seperti menanyakan kabar setiap saat, mengingatkan minum obat, makan, dll. Sedangkan saat si wanita terbaring lemah, sang pria sibuk dengan pekerjaannya tanpa menanyakan sedikit pun kabar si wanita. Mereka berpikir kalau ingin cepat menyelesaikan tugasnya agar pulang dari kerja bisa menjenguk si wanita. Setelah bertemu, keadaan malah jadi tidak enak karena si wanita merasa dirinya tidak diperhatikan oleh orang yang dia sayang dan sang pria juga menganggap dirinya sibuk seharian untuk bisa menjenguk di sore hari. Sang pria hanya bisa diam karena merasa bersalah, bukan menebus kesalahannya dengan perhatian yang seharusnya bisa dia tunjukkan saat bertemu. Akhirnya jadi serba salah.
Contoh lain, mengajak teman wanita berkunjung ke rumah dan diperkenalkan oleh keluarganya tanpa konteks apa pun. Bagi para pria mungkin itu hal biasa, tp itu penting bagi wanita. Dan banyak hal lainnya.
Memberi kabar kepada pasangannya mungkin tidak penting bagi para pria. Pernahkah kalian para pria berpikir kalau si wanita bisa berpaling karena hal kecil ini? Si wanita tidak mendapatkan perhatian dari kekasihnya, sedangkan dia mendapat perhatian dari teman-teman lawan jenisnya. Hal ini mungkin dianggap simple, tapi wanita menggunakan hatinya. Hatinya bisa lebih nyaman dengan perhatian yang dia terima dari pria lain dan kemungkinan untuk berpaling itu besar. Ingat itu..!!!
Post ini saya tulis bukan untuk menyudutkan para pria. Ini hanya sebuah gambaran kecil. Bagi para pria, mohon dipertimbangkan sebelum melakukan sesuatu untuk orang yang kalian sayang, gunakan sedikit hati kalian untuk memikirkan apa yang akan dirasakan oleh wanita yang kalian sayangi. Thanks...
Maaf yah HarisOnly, kisahmu jadi menginspirasiku. Maaf bila terkesan menyudutkan para pria.
napoo
Wednesday, April 14, 2010
....Hatimu Wahai Para Pria....
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
ya ya ya... bginilah wanita...
ReplyDeletekadang apa yang dirasakan wanita dianggap egois oleh pria dan sebaliknya...
masih belum bisa terpecahkan misteri anatara mars dan venus.. intinya saling percaya aja..
saling percaya sih oke.. tapi haus perhatian itu yg menurut saya susah ditolelir... :P
my dear fellow woman..
ReplyDeletememang g bisa disalahkan sikap para pria yang terkadang terlalu cuek atau terkesan tidak perhatian.. it's their nature.. apa yg bisa kita lakukan sekarang hanya bisa mencoba untuk memahami pasangan masing-masing.. if you can live with his flaws, then your relationship will work out.. that's how relationship works.. cuma bisa dijalanin kalau ada rasa saling pengertian.. kalau memang "penyakit" si pria itu sudah akut dan g bisa ditolerir lagi juga masi belum mau berubah atau tidak mencoba untuk mengerti kekurangan kita juga, then you should not continue your relationship.. semuanya hanya akan berjalan baik kalau ada pengorbanan dari dua pihak, nggak bisa sepihak..
so, women understand your men.. men give a little respect to your women.. niscaya semuanya akan berjalan baik..
me love you dearie..
kecuuuppppssss
-claudia-
sepertinya tidak selalu seperti itu nad. Tidak sedikit kok pria yg memperlakukan pasangannya dengan hati dan otak. Hanya saja otak wanita dan pria itu berbeda. Wanita hanya berfikir untuk saat sekarang, dan pria berfikir untuk masa depan. Ini hanya pandangan gw saja dan sekali lagi tidak berlaku untuk semua orang. Tidak ada gender disini, semua balik ke sifat dasar individu.
ReplyDeleteNamun gw setuju kata temen lu, "apa yg bisa kita lakukan sekarang hanya bisa mencoba untuk memahami pasangan masing-masing, cuma bisa dijalanin kalau ada rasa saling pengertian". Saling mengerti dan memahami sifat pasangan, jika memang tidak nyaman dengan sifat pasangan kenapa harus dilanjutkan hubungannya? Selalu berfikir positif, jika kita melihat suatu masalah dengan ego kita maka yang terlihat buruk jika tidak sesaui dengan keinginan kita. Coba melihat dari sudut pandang yg berbeda, disitu kita akan mengerti dan memahami suatu kondisi yang membuat kita harus mengerti.
thanks buat comment-commentnya...
ReplyDeleteini gunanya blog, untuk membuka dan memperluas pemikiran.
yupz, setiap orang pasti punya sudut pandang berbeda danperbedaan itulah yang menjadi warna dalam kehidupan.
saling mengerti dan memahami dengan rasa ketulusan adalah inti dari sebuah hubungan.
napoo