Tuesday, March 30, 2010

It's me...Nadia

Sebenarnya apa yang anda cari dari sebuah hubungan? Pertanyaan saya ini bukan hanya mengacu untuk hubungan dengan lawan jenis, tetapi segala hubungan (pertemanan, persahabatan, pekerjaan, atau hubungan dengan orang tua dan keluarga).

Kita setiap manusia ditakdirkan oleh Sang pencipta dengan berbagai macam kepribadian. Biarkanlah hal tersebut berkembang apa adanya. Dengan perbedaan tersebut justru menambah variasi kehidupan. Walau terkadang memang rumit memahami karakter masing-masing pribadi. Tetapi, jangan jadikan kesulitan tersebut menjadi beban! Kesulitan memahami karakter orang lain justru dapat memperkaya diri kita, menjadi tau baik dan buruknya seseorang untuk tidak mengulangi atau berbuat seperti keburukan yang orang lain perbuat.

Salah paham, perbedaan pendapat, pertengkaran, dan hal negatif lainnya merupakan efek dari egoisme masing-masing pribadi yang tidak bisa menerima sebuah perbedaan. Tidak perlu menjadikan orang lain memiliki kepribadian seperti yang kalian anda inginkan karena sebenarnya dengan begitu anda hanya berusaha menutupi kekurangan yang anda miliki, salah satunya adalah sempitnya pemikiran anda. Posisikan diri anda menjadi orang yang anda tuntut untuk sempurna! Apa yang anda rasakan?

Kembali kepada pertanyaan di awal post ini. Kalau pertanyaan itu diajukan kepada saya, saya hanya bisa menjawab 'sebuah ketulusan'. Hal itu yang sudah mulai sulit ditemui di sekitar kita. Dengan ketulusan, kita selalu bisa tersenyum dan tertawa lepas. Dan awali ketulusan tersebut dari dalam diri anda! Mustahil anda bisa mendapatkan ketulusan dari orang lain kalau apa yang keluar dari diri anda bukan ketulusan. Sebuah hubungan bukanlah beban hidup. Saya berada di antara orang-orang dengan berbagai suku dan latar belakang berbeda-beda, saya sangat menikmatinya. Pelajaran dan pengalaman hidup yang saya dapat dari perbedaan tersebut.

Jika anda selalu menilai negatif apa yang orang lain perbuat atau yang orang lain miliki dalam dirinya, itu berarti anda semakin terlihat tidak memiliki apa pun yang positif dan bisa anda banggakan.

Post ini bukan untuk ditujukan kepada seseorang dan bukan untuk menggurui siapa pun. Saya hanya ingin mengutarakan apa yang saya pikirkan. Maaf bila ada yang tidak suka setelah membaca post ini.

Saya menulis ini bukan berarti saya sempurna, no bodies perfect!!
Thanks for everybody who love me and accept my self for who i am...

Sungguh beruntung saya berada di tengah-tengah kalian dengan kasih sayang yang kalian berikan kepada saya, keluarga, saudara, teman, sahabat, dan orang-orang yang menyayangi saya. Mungkin saya tidak pernah secara frontal mengucapkan rasa terima kasih ini atau mengungkapkan kasih sayang yang saya rasakan kepada kalian. Doa dan rasa syukur selalu terpanjatkan untuk kalian. Thanks for your love...

love,
napoo

2 comments:

  1. Selain ketulusan, dibutuhkan pula keikhlasan nad.. Ikhlas dalam memberi dan ikhlas dalam menerima :)

    ReplyDelete
  2. pastinya riz... ketulusan dan keikhlasan menurut gw adalah 1 paket. hehehehe...

    ReplyDelete