Saturday, July 18, 2009

Pria dan Wanita

Hal paling mendasar dari suatu hubungan lawan jenis adalah seberapa rasa tulus itu ada dalam setiap tindakan kita kepada lawan jenis kita. Karena gak sedikit orang yang berlaku manis, tapi sebenarnya tujuan utama dari sikapnya hanyalah main-main. Aku pun pernah mengalami dengan pria sebelumnya. Seberapa tulus sikap dari pasangan, itulah yang harus digali dan bagaimana cara menggalinya? Itu hanya diri sendiri yang tau. Kenali betul pasangan kita..

Lalu, setelah proses itu, pasti kita akan lebih mengenal pasangan masing-masing. Perbedaan adalah hal paling simple dari sebuah hubungan, tapi kadang justru hal itu yang tidak bisa ditolerir. Dua individu disatukan dan lawan jenis, pasti banyak perbedaan. Mulai dari hobby, cara pandang, visi misi, sampai kepada tujuan hidup ke depannya. Seharusnya perbedaan-perbedaan itu dipersepsikan untuk saling melengkapi dan mengisi satu sama lain. Dan karena memang tak ada manusia yang sempurna.


Banyak orang yang bilang kalau gerbang pernikahan adalah awal dari masalah. Hal paling pokok pasti tentang perbedaan itu tadi. Awalnya, aku pun memikirkan hal itu, tapi sebenarnya hal terpenting bukanlah perbedaan mengenai hal-hal duniawi, melainkan perbedaan mengenai cara pandang tentang agama. Kalau perbedaan mengenai duniawi, mungkin masih bisa diatasi, tapi soal agama haruslah berada dalam satu visi misi yang sama. Itu yang aku pegang. Insya Allah...

Ujian Allah bagi hamba-Nya yang pria adalah tahta, harta, dan wanita. Untuk semua pria yang takut dengan-Nya, seharusnya kalian waspada dengan 3 hal di atas. Dan untuk wanita, seberapa sabar kita mengikuti jalan pria. Karena sesungguhnya, wanita adalah hak utuh seorang suami, mengalahkan apa pun (bahkan ibu kita sendiri), selama sang pria berada di jalan yang benar (di jalan Allah).

Mungkin bagi kalian yang membaca post ini terkesan berat topiknya. Yaaahh...karena aku mulai menatap masa depan. Usiaku sudah memasuki level menuju pernikahan, walau usia bukanlah menjadi tolak ukur kesiapan seseorang untuk memasuki jenjang itu. Beberapa kali sakit hati, mungkin karena itu aku menjadi lebih selektif memilih seseorang yang mencoba mengetuk pintu hati ini. Aku gak ingin gagal lagi, walau semuanya adalah keputusan Allah. Tapi, paling tidak aku ingin menjaga dan mempertahankan hubunganku dengan seseorang yang kelak menjadi pendampingku. Bukan kepala rumah tangga yang kucari, tetapi imam untuk membawa dan membimbingku dalam dunia akhirat kelak. Insya Allah...Amiinnn...

Post ini ku tulis bukan dengan rasa sok tau atau sok menggurui. Aku hanya ingin share cara pandangku mengenai hubungan lawan jenis yang ideal menurutku.

Silahkan kalian berkomentar, siapa tau kita bisa berbagi ilmu dalam perbedaan pendapat...


-nadnad-

1 comment:

  1. good pointt !!!...post yang menarikk.... tapi gw nga bisa komentar apa2.. karena gw nga punya pengalaman untuk hal ini. mending jalanin aja. ketika ada permasalahan atas perbedaan yah carilah solusinya.

    sukses yah nad..

    ReplyDelete